logo Sipintek.com
Browse : Home / Pemrograman / PHP / Tutorial Pemrograman PHP: Memahami Operator di PHP
operator di pemrograman php

Tutorial Pemrograman PHP: Memahami Operator di PHP

Published by I Gede Arya Surya Gita - Posted on Januari 29th, 2020 - No Comments

Hai Sipinter. Kembali lagi di edisi Tutorial Pemrograman PHP dimana disini kami akan membahas tuntas dasar pembuatan web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Kali ini kami akan membagikan ke kalian tentang operator yang digunakan di PHP.

Jika kita berbicara tentang operator maka kita akan mengingat, salah satu bidang ilmu yaitu matematika.

Oke Jika kalian bertanya, apakah seorang programmer harus pintar matematika?

Jawaban adalah tidak, tapi jika kita pintar di matematika maka akan memudahkan kita belajar pemrograman.

Terus kalau bukan kemampuan matematika, kemampuan apa yang sangat mendukung seseorang menjadi programmer?

Jawabannya adalah kemampuan logika dimana kemampuan untuk memahami dari mana hasil itu didapatkan, dimana disini kalian tidak harus hafal rumus tapi mengetahui kapan rumus itu akan digunakan.

Kebanyakan orang matematika menghafal rumus yang ada tanpa tau dari mana rumus itu berasal dan kapan perlu kita gunakan.

Berbeda dengan programmer semua rumus sudah disediakan tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk tujuan kita.

Apa Itu Operator?

Operator adalah simbol yang digunakan untuk mengolah nilai yang tersimpan dalam sebuah variabel ataupun tidak.

Operator ini pada umumnya pasti sudah banyak kalian kenal saat belajar matematika di SD, namun ada beberapa operator yang dikembangkan untuk memudahkan proggrammer.

Operator yang dapat digunakan di PHP sangat banyak dan sudah bisa dibilang lengkap.

Karena jumlah operator PHP yang banyak maka operator tersebut dikelompokan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Operator Aritmatika
  2. Operator Penugasan
  3. Operator Perbandingan
  4. Operator kenaikan atau penurunan
  5. Operator Logis (Logika)
  6. Operator string.
  7. Operator Array
  8. Operator penugasan bersyarat.

Kali ini kami akan menjelaskan operator-operator yang ada di PHP, gunanya dan bagaimana cara menggunakannya di PHP.

Berikut merupakan Penjelasan Jenis Operator di PHP

1. Operator Aritmatika

Operator ini digunakan untuk melakukan perhitungan matematika sederhana seperti tambah, kurang, kali, bagi dll.

Operator ini digunakan untuk mengelola nilai atau variabel bertipe bilangan. dan tidak dapat digunakan untuk mengelola text.

Tabel dibawah ini merupakan beberapa operator aritmatika yang ada di PHP:

NamaSimbolContohKegunaan
Addition+$n+$mMenjumlahkan dua nilai atau dua variabel
Substraction$n-$mMengurangi sebuah nilai atau variabel dengan nilai atau variabel selanjutnya. 
Multyplication*$n*$mMengalikan dua nilai atau variabel.
Division/$n/$mMembagi sebuah nilai atau variabel dengan nilai atau variabel setelahnya.
Modulus%$n%$mMencari nilai sisa dari pembagian.
Exponentiation**$n**$mMemangkatkan nilai atau variabel  dengan nilai atau variabel setelahnya.

2. Operator Penugasan

Operator penugasan merupakan operator yang pasti digunakan dalam pembuatan program.

Operator ini digunakan untuk memasukkan sebuah nilai ke sebuah variabel.

Operator ini hanya terdiri dari satu operator dasar yaitu tanda sama dengan (=), yang dikembangkan dengan dikombinasikan operator lainnya.

berikut merupakan daftar operator penugasan yang ada di PHP:

PenugasanSama denganPenjelasan
$x = $y$x = $ydimana nilai $x akan diisi dengan nilai $y
$x += $y$x = $x+$yDimana nilai $x akan diisi hasil dari $x ditambah $y
$x -= $y$x = $x-$yDimana nilai $x akan diisi hasil dari $x dikurang $y
$x *= $y$x = $x*$yDimana nilai $x akan diisi hasil dari $x dikali $y
$x /= $y$x = $x/$yDimana nilai $x akan diisi hasil dari $x dibagi $y
$x %= $y$x =$x%$yDimana nilai $x akan diisi hasil dari sisa bagi $x dengan $y

3. Operator Kenaikan atau Penurunan

Operator kenaikan adalah operator yang digunakan untuk meningkatkan nilai sebuah variabel.

Operator penurunan adalah operator yang digunakan untuk mengurangi nilai sebuah variabel.

Bisa dibilang operator kenaikan dan penurunan merupakan pengembangan dari operator penugasan.

Daftar Operator Kenaikan dan Penurunan:

Operator dan PenggunaannyaNamaPenjelasan
++$xPre-IncrementNilai $x akan diisi hasil $x ditambah 1, baru hasilnya akan ditampilkan. 
$x++Post-IncrementNilai $x ditampilkan terlebih dahulu baru nilai $x akan diisi hasil $x ditambah 1.
–$xPre-DecrementNilai $x akan diisi hasil $x dikurang 1, baru hasilnya akan ditampilkan. 
$x–Post-DecrementNilai $x ditampilkan terlebih dahulu baru nilai $x akan diisi hasil $x dikurang 1.

4. Operator Perbandingan

Operator Perbandingan merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai, dimana hasil dari operator ini hanya “true” dan “false”.

Jika hasil dari operator perbandingan adalah “true” ditampilkan dengan fungsi echo nilainya adalah 1 dan kosong jika “false”.

Karena pada dasarnya nilai boolean pada dasarnya tidak untuk ditampilkan.

Namun ada salah satu operator perbandingan yang baru diperkenalkan di PHP versi 7, yang tidak hanya menghasilkan nilai nilai true dan false atau nilai 1 dan kosong.

Operator baru ini yaitu <=> , operator ini digunakan untuk mengecek apakah sebuah nilai kurang dari, sama dengan atau lebih dari sekaligus dengan hasil -1 jika kurang dari, 0 jika sama dengan dan 1 jika lebih besar.

Operator perbandingan memiliki hasil boolean “true” dan “false” sering digunakan dalam proses pemilihan kondisi dan proses perulangan di PHP.

Berikut merupakan daftar operator perbandingan yang ada di PHP:

NamaSimbolContohHasil
equal==$x == $yMenghasilkan true jika $x sama dengan $y
Identical===$x===$yMenghasilkan true jika $x dan $y sama, serta memiliki tipe yang sama
Not equal!=$x != $yMenghasilkan true jika nilai $x dan $y tidak sama.
Not equal<>$x <> $yMenghasilkan true jika nilai $x dan $y tidak sama.
Not identical!==$x !==$yMenampilkan true jika $x dan $y tidak sama, atau memiliki tipe yang tidak sama
Greater than>$x > $yMenghasilkan true jika $x lebih besar dari $y
Less than<$x < $yMenghasilkan true jika nilai $x lebih kecil dari $y
Greater than or equal to>=$x >= $yMenghasilkan true jika nilai $x lebih dari $y, atau bernilai sama
Less than or equal to <=$x <= $yMenghasilkan true jika $x lebih kecil dari atau sama dengan $y
Spaceship<=>$x<=>$yMenghasilkan nilai -1 jika $x kurang dari $y, Menghasilkan nilai 0 jika $x sama dengan $y, dan menghasilkan 1 jika $x lebih besar dari $y. Operator ini baru dikenalkan pada PHP versi 7 

5. Operator Logika

Operator logika merupakan operator yang digunakan untuk menggabungkan beberapa pernyataan bersyarat.

Untuk memahami logika komputer maka kunjungi: Gerbang Logika Komputer.

Karena jika kalian belum memahami tentang gerbang logika maka kalian akan kesusahan dalam memahami operator logika ini.

Operator hanya bisa digunakan untuk mengelola nilai true dan false atau boolean.

Seperti hasil dari operator perbandingan yang berupa true dan false dapat diolah lagi dengan nilai boolean lainnya.

Berikut merupakan daftar operator logika di PHP:

OperatorNamaContohHasil
andAnd$x and $yAkan menghasilkan true jika kedua variabel tersebut bernilai true. 
&&And$x && $yAkan menghasilkan true jika kedua variabel tersebut bernilai true. 
orOr$x or $yAkan menghasilkan nilai benar jika keduanya tidak bernilai false.
||Or$x||$yAkan menghasilkan nilai benar jika keduanya tidak bernilai false.
!Not!$xMenghasilkan nilai boolean sebaliknya dari variabel x.
xorXor$x xor $yMenghasilkan nilai true jika salah satu nilai variabel $x atau $y adalah true, namun hasilnya false jika semuanya true atau semuanya false

6. Operator String

Operator yang digunakan untuk mengelola variabel bertipe teks atau string.

Berikut merupakan operator string yang ada di PHP:

NamaOperatorContohHasil
Concatenation.$txt1.$txt2menggabungkan teks pada variabel $txt1 dengan $txt2
Concatenation assignment.=$txt1.=$txt2variabel $txt1 akan diisi dengan penggabungan teks $txt1 dengan $txt2

7. Operator Array

Operator yang digunakan untuk mengelola sebuah variabel bertipe array.

Berikut merupakan operator array di PHP:

NamaOperatorContohHasil
Union+$x + $ypenambahan variabel $x dan $y.
Equality==$x == $ymenghasilkan true jika $x dan $y memiliki pasangan kunci atau nilai yang sama.
Identity===$x===$yMenghasilkan nilai true jika $x dan $y memiliki pasangan kunci atau nilai yang sama dengan urutan dan jenis yang sama
Inequality!=$x != $yMenghasilkan nilai true jika nilai array $x dan $y tidak sama.
Inequality<>$x <> $yMenghasilkan nilai true jika nilai array $x dan $y tidak sama.
Non-Identity!==$x!==$yMenghasilkan true jika nilai array $x dan $y tidak sama persis

8. Operator Penugasan Bersyarat

Operator yang digunakan untuk menetapkan nilai sebuah variabel berdasarkan kondisi tertentu.

Berikut merupakan operator penugasan bersyarat di PHP:

NamaOperatorContohHasil
Ternary?:$x = con ? exp1 : exp2  jika con = true maka nilai $x akan diisi dengan nilai exp1. 
Jika con = false maka $x akan diisi dengan nilai exp2.
Null coalescing??$x=exp1 ?? exp2Jika nilai exp ada dan tidak NULL maka variabel $x akan diisi exp1.
Jika exp tidak ada atau bernilai null maka variabel $x akan diisi dengan nilai exp2

Sekian postingan kali ini jika ada kesalahan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Jika kalian memiliki pertanyaan atau saran jangan lupa untuk berkomentar ya kawan-kawan!

Follow social media kami agar kalian tidak ketinggalan informasi terbaru dari kami.

Jika informasi ini membantu kami jangan lupa bantu kami membagikannya ke teman kalian!


Gambar Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #1

Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #1


Gambar Penjelasan MVC Dalam Pemrograman Web PHP

Penjelasan MVC Dalam Pemrograman Web PHP


Gambar Belajar Menggunakan Cookie di PHP

Belajar Menggunakan Cookie di PHP


Gambar Membuat Trait Untuk Menampung Method dalam OOP PHP

Membuat Trait Untuk Menampung Method dalam OOP PHP



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *