logo Sipintek.com
Browse : Home / Pemrograman / PHP / Belajar Konsep OOP dalam Pemrograman PHP
Gambar Memahami OOP di PHP

Belajar Konsep OOP dalam Pemrograman PHP

Published by I Gede Arya Surya Gita - Posted on Maret 13th, 2020 - No Comments

Hi Sipinter! lama sudah admin tidak menulis lagi karena tujuan mulia untuk berbagi pengalaman kali ini kita akan menambah postingan pada sesi “Tutorial Pemrograman PHP”.

Kali ini kita akan membahas tentang OOP dan cara menerapkannya pada Pemrograman PHP, dengan konsep OOP kita dapat menyederhanakan dan menghemat tenaga kita dalam membuat program yang panjang dan rumit.

Berikut merupakan daftar pembahasan postingan kali ini:

Mari kita bahas satu persatu, agar mudah untuk kita pahami.

Apa itu Procedural Programming?

Procedural programming (Pemrograman terstruktur) adalah salah satu konsep menulis program secara berurutan sesuai dengan prosedur yang dilakukan untuk mengolah data.

Procedural programing merupakan konsep menulis program yang sering kita gunakan sebelumnya dimana kita menulis perintah dalam program baris per baris sesuai proses yang diinginkan.

Dan jika kita memerlukan perintah untuk proses yang sama kita pun harus menulis ulang lagi perintahnya.

Procedural programming tidak akan efektif jika digunakan untuk mengembangkan program yang panjang dan rumit dan semua perintah yang ada akan dijalankan sesuai urutan sehingga eksekusi program akan agak lambat.

Misal kita ingin membuat program untuk membuat kopi maka kita akan menulis perintah untuk menyiapkan kopi, gula dan gelas terlebih dahulu, lalu kita akan membuat perintah untuk membuat air panas, selanjutnya membuat perintah untuk mencampurkan air dan bahan membuat kopi di gelas sesuai takaran, terakhir adalah kopi sudah selesai.

Apa itu OOP?

OOP (Object Oriented Programming) atau Pemrograman berbasi objek adalah cara menulis program dengan cara mengelompokan function dan data berdasarkan objek yang dikelola.

OOP bisa dibilang merupakan pengembangan dari procedural programming dimana perintah dikelompokan sesuai objek yang dikelola dan fungsinya.

lalu kita tinggal memanggil perintah dalam objek yang kita butuhkan dalam program.

Jadi dengan konsep OOP kita dapat menggunakan kumpulan perintah yang telah kita buat untuk tujuan tertentu (function) berulang-ulang kali, sehingga menghemat banyak waktu dan energi kita dalam menulis program.

Karena OOP mengelompokan atau menampung function dan data berdasarkan objek sehingga memudahkan kita dalam mencari, memperbaiki dan memperbaharui perintah yang kita inginkan.

Kelebihan OOP daripada Procedural Programming

Sebelumnya sudah kita bahas sedikit mengenai kelebihan OOP dan berikut merupakan kelebihan menerapkan OOP dalam menulis program:

  1. OOP lebih cepat dan mudah untuk dijalankan.
  2. OOP membuat struktur program lebih bersih dan rapi.
  3. OOP tidak akan membuat kita menulis kumpulan kode yang sama
  4. berulang kali sehingga memudahkan kita dalam memperbaiki dan mengubahnya perintah tertentu.
  5. OOP memungkinkan kita membuat program baru dengan menggukan kembali perintah yang telah dibuat sehingga sangat menghemat waktu.

Bisa dibilang konsep OOP merupakan konsep penulisan program yang wajib digunakan untuk menghemat waktu dan mempermudah kita memperbaiki dan mengembangkan program yang kita buat.

Pengertian Class, Objek, Property dan Method pada OOP

Class, objek, property dan method merupakan beberapa istilah yang akan sering kita dengar dan perlu dipahami dalam OOP, berikut merupakan penjelasannya:

Pengertian Class pada OOP

Class merupakan entitas yang menentukan isi dan perilaku dari sebuah objek yang sejenis.

Class bisa dibilang merupakan rancangan atau template yang berisi variabel dan method (fungsi) umum dari sebuah objek sejenis.

Cara Membuat Class OOP di PHP

Berikut merupakan cara membuat class di PHP, sangat mudah sekali pokoknya.

<?php
	//membuat class anjing
	class anjing
	{
		
		
	}

	//membuat class mobil
	class mobil
	{
		
		
	}
?>

Pengertian Objek pada OOP

Objek sendiri merupakan turunan dari sebuah class. Objek biasanya berupa objek yang kita temui sehari-hari di dunia nyata.

Bisa dibilang objek merupakan bentuk penggunaan atau penerapan class yang telah dibuat untuk menjalankan fungsi tertentu dalam proses pemrograman.

Contoh jika kita membuat class anjing maka class tersebut dapat digunakan untuk mendefinisikan jenis-jenis anjing (objek) secara umum.

Atau ketika kita membuat class mobil maka class tersebut dapat digunakan untuk mengelola atau mendefinisikan setiap jenis mobil (objek) secara umum, maka class akan berisi ukuran mobil, harga, merk dll (variabel, properti) serta apa saja yang biasanya dapat dilakukan dengan mobil (fungsi atau method).

Cara membuat objek di PHP

<?php
	//membuat class anjing
	class anjing
	{
		
		
	}

	//membuat class mobil
	class mobil
	{
		
		
	}

	//contoh cara membuat objek pertama dari class anjing
	$anjing=New anjing();
	
	//contoh cara membuat objek kedua dari class mobil
	$mobil=New mobil();

?>

Pengertian Method pada OOP

Method adalah function (fungsi) yang berada dalam class, function sendiri merupakan kumpulan kode perintah untuk menyelesaikan kegiatan, fungsi atau tugas tertentu.

Untuk penjelasan mengenai function kunjungi : Memahami Function di PHP.

Cara Membuat Method di PHP

<?php
	class anjing
	{
		//contoh cara membuat method 1
		public function anjingBaru(){
			echo "Ada Anjing baru";
		}

		//contoh cara membuat method 2
		public function semuaAnjing(){
			echo "Semua Anjing";
		}
		
	}
?>

Cara Menggunakan Method di PHP

Untuk menggunakan method maka kita perlu membuat objek terlebih dahulu dari class yang telah kita buat, seperti contoh di bawah:

<?php
	class anjing
	{
		//contoh cara membuat method 1
		public function anjingBaru(){
			echo "Ada Anjing baru";
		}

		//contoh cara membuat method 2
		public function semuaAnjing(){
			echo "Semua Anjing";
		}
		
	}

	//contoh cara membuat objek pertama dari class anjing
	$anjing=New anjing();

	//cara menggunakan method anjingBaru pada class anjing
	$anjing->anjingBaru();

?>

Hasilnya seperti gambar di bawah:

contoh cara menggunakan method

Pengertian Property pada OOP

Method dan property merupakan dua hal yang ada pada class berikut merupakan penjelasannya:

Property merupakan variabel yang berada dalam sebuah class, property bisa bernilai string, integer, boolean dan tipe data lainnya.

Cara Membuat Property di PHP

<?php
	class anjing
	{
		//contoh cara membuat properti
		public $nama=’rexi’;
		public $tanggal_lahir='21/07/2005';
		public $warna='hitam';
	}
?>

Cara Menggunakan Property pada Method di PHP

untuk menggunakan properti pada method kita perlu menggunakan $this->nama_variabel;, seperti contoh di bawah:

<?php
class anjing
{
	//contoh cara membuat properti
	public $nama=’rexi’;
	public $tanggal_lahir='21/07/2005';
	public $warna='hitam';
		
	public function Tampil(){
		echo ”Nama anjing ".$this->nama lahir." pada ".$this->tanggal_lahir." berwarna $hitam”;
	}
}

$anjing=New anjing();
$anjing->tampil();
?>

Cara Menggunakan Property pada Objek di PHP

Memanggil dan menggunakan property pada objek sama dengan memanggil method, namun jika memanggil property tidak menggunakan tanda kurung ().

Contoh seperti di bawah:

<?php
	class anjing
	{
		//contoh cara membuat properti
		public $nama=’rexi’;
		public $tanggal_lahir='21/07/2005';
		public $warna='hitam';
		
	}

	$anjing=New anjing();
	echo $anjing->nama;

?>

Contoh Membuat Class Utuh Dan Cara Menggunakannya di PHP

Berikut merupakan contoh membuat class untuk menambahkan data anjing baru dan menampilkan semua data anjing yang tersimpan dalam property bertipe data array.

Perintahnya seperti berikut:

<?php
	class anjing
	{
		//contoh cara membuat properti
		public $nama=['rexi','junior','blaki','neo'];
		public $tanggal_lahir=['01/02/2000','10/03/2002','15/05/2004','21/07/2005'];
		public $warna=['hitam','putih','cokelat','abu-abu'];

		//contoh cara membuat method 1
		public function anjingBaru($namaAnjingBaru,$tanggal_lahirAnjingBaru, $warnaAnjingBaru){
			//cara menggunakan properti pada method dengan this array_push untuk menambahkan nilai array
			array_push($this->nama,$namaAnjingBaru);
			array_push($this->tanggal_lahir,$tanggal_lahirAnjingBaru);
			array_push($this->warna,$warnaAnjingBaru);

			echo "Anjing Baru Berhasil di Tambahkan";
		}

		//contoh cara membuat method 2
		public function semuaAnjing(){
			echo "<h1>Data Semua Anjing</h1>";
			echo "<table cellpadding='5'>
					<tr>
						<th>No</th>
						<th>Nama</th>
						<th>Tanggal Lahir</th>
						<th>Warna</th>
					</tr>";
			foreach ($this->nama as $key => $nama) {
				echo "
					<tr>
						<td>".$key."</td>
						<td>$nama</td>
						<td>".$this->tanggal_lahir[$key]."</td>
						<td>".$this->warna[$key]."</td>
					</tr>";
			}
			echo "</table>";
		}
		
	}

	//contoh cara membuat objek pertama dari class anjing
	$anjing=New anjing();

	//cara menggunakan method anjingBaru pada class anjing
	$anjing->anjingBaru('Tedi','23/04/2010','hitam');

	echo "<hr/>";

	$anjing->semuaAnjing();


?>

Hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah:

hasil dari membuat class untuk mengelola data anjing

Sekian postingan kali ini jika ada kesalahan admin mohon maaf yang sebesar-besarnya

jika ada masukan dan pertanyaan tinggalkan saja di kolom komentar.

“Nikmatilah sebuah proses mulai dari belajar, mengembangkan dan sampai kita bisa berbagi untuk orang lain”.

Dukung kami dengan membagikan postingan ini dan jangan lupa untuk ikuti social media Sipintek agar tidak ketinggalan informasi terbaru dari kami!


Gambar Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #2

Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #2


Gambar Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #1

Membuat Database Untuk Web CMS dengan MySQL #1


Gambar Penjelasan MVC Dalam Pemrograman Web PHP

Penjelasan MVC Dalam Pemrograman Web PHP


Gambar Belajar Menggunakan Cookie di PHP

Belajar Menggunakan Cookie di PHP



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *